RSS

Halaman

belajarlah mencintai jilbab

..Belajarlah Mencintai Jilbabmu...

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ...Duhai jilbab yang masih terlipat, jadilah perisai dan tabir untuk diriku, Mengukir simbol kehormatan dan kesucianku, Menjelmalah laksana rumah berjalan untukku, Dan kusemat
kan setangkai cinta untukmu…

Jadikanlah jilbab seperti bagian dari dirimu, yang jika tanpanya, engkau merasa tidak sempurna. Jadikanlah dia penutup auratmu yang lebih baik dari sekedar pakaianmu. Jadikanlah dia sebagai lambang rasa malumu yang akan memancarkan wibawamu.

Jadikanlah dia sebagai simbol kehormatan dan kesucianmu yang harus engkau jaga sebaik-baiknya. Maka dengan begitu, engkau akan mencintainya tanpa engkau sadari bahwa engkau telah mencintainya.

My Short Story

-->
CINTA PERTAMA

Namaku dyandra, aku adalah seorang gadis yang masih sekolah di bangku SMA. Semenjak adanya suatu aplikasi chatting yaitu M**T yang heboh di sekolahku, rutinitasku tiap malam menjadi berubah. Malam demi malam aku habiskan di depan layar handphoneku dan chatting dengan teman-teman sekelasku. Tak terkecuali Rendra, salah satu teman cowok sekelasku. Awalnya aku dan dia nggak begitu dekat, tetapi setelah adanya M**T kita menjadi dekat karena tiap malam selalu chatting. Entah apa yang di bahas pasti ada-ada saja, mulai dari pelajaran dan saling mengenal pribadi satu sama lain. Seiring berjalannya waktu, tiba-tiba aplikasi M**T di handphone Rendra nggak bisa digunakan. Mulai sejak itulah kita melanjutkannya lewat pesan singkat.
Berawal dari obrolan lewat chatting dan di lanjutkan dengan pesan singkat itulah, aku semakin dekat dengan dia. Meskipun kita dekat tetapi kalau di kelas kita biasa-biasa saja tak menampakkan kedekatan itu, kadang aku merasa benci atau gimana gitu saat dia tertawa terbahak-bahak. Bagiku kalau dia ketawa tu eksotis banget dan bikin emosi, soalnya dia kalau tertawa terbahak-bahak kadang sambil memukul-mukul meja gitu.

Makanan khas Boyolali

Jadah

Dinginnya udara pegunungan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang berkunjung ke Selo sembari menikmati kehangatan sapa penduduknya dan nikmatnya jadah bakar yang baru diangkat dari perapian. Terbuat dari ketan yang diolah bersama dengan parutan kelapa sehingga menghasilkan rasa gurih yang khas. Dipadu dengan srundeng tempe bacem, terasa lebih nikmat.



Sejarah BOYOLALI