RSS

Halaman

Kejujuran yang terlambat

Sabtu, 27 agustus 2013 stovia mengadakan bukber di ayam-ayam resto Teras. Beberapa hari sebelumnya “dia” menghubungi agar aku ikut. Sebenernya juga pengen ikut sih, tapi nggak berani pulangnya karena malam. “Dia” terus membujukku agar aku ikut agar ramai kapan lagi stovia ngumpul? Pada akhirnya aku pun luluh juga dan aku pun ikut dengan syarat “dia” mengantarkanku pulang ke rumah apa pun itu.
Tiba juga di hari sabtu itu, aku pun berangkat diantar kakak ipar sampai ketemu temenku cewek. Berangkatnya aku diboncengin sama temenku itu dan pulangnya aku bonceng dia sampai rumah salah satu teman cowok kami. Karena motor “dia” ditinggal di rumah temen cowok kami itu.
Sehabis itu “dia” mnegantarkanku pulang ke rumah. Dari situ lah aku merasakan feel dengan dia lagi. Bagiamana nyamannya aku di samping dia, tapi moment itu hanya sesaat saja.
Dan dari situ juga aku memberanikan diri untuk membuka semua masa laluku dengan ibuku. Karena saat aku sampai di rumah dan masuk ke dalam rumah, ibuku bilang “cerita dong tapi ketemu siapa dan ngapain aja?”. Tapi pada saat itu aku nggak bilang apa-apa dan langsung masuk kamar karena perasaanku rasanya campur-campur.
Keesokan harinya perasaan itu belum juga kembali, masih merasa galau. Dan aku pun menjawab pertanyaan ibuku semalam bahwa aku ketemu “mantanku” dan aku  pun menceritakan semuanya. Aku kira aku bakalan kena marah atau pun ceramah-ceramah dari ibuku tapi responnya nggak seperti yang aku bayangkan. Ibuku justu menanyakan dia rumahnya mana, kuliah apa kerja, dan pekerjaan orang tuanya. Dan ibuku pun ingin lihat fotonya, aku pun mengasih lihat kan foto “dia” dari facebook.

Selama ini aku merasa bersalah atas kebohongan-kebohangan yang telah aku perbuat. Yang dulu jaman SMA nggak diperbolehkan pacaran, aku pacaran diam-diam. Main sama teman-teman sampai Magelang. Dari sini aku mulai jujur dengan ibuku dan menceritakan semuanya, dan senang curhat dengan ibuku. JSabtu, 27 agustus 2013 stovia mengadakan bukber di ayam-ayam resto Teras. Beberapa hari sebelumnya “dia” menghubungi agar aku ikut. Sebenernya juga pengen ikut sih, tapi nggak berani pulangnya karena malam. “Dia” terus membujukku agar aku ikut agar ramai kapan lagi stovia ngumpul? Pada akhirnya aku pun luluh juga dan aku pun ikut dengan syarat “dia” mengantarkanku pulang ke rumah apa pun itu.
Tiba juga di hari sabtu itu, aku pun berangkat diantar kakak ipar sampai ketemu temenku cewek. Berangkatnya aku diboncengin sama temenku itu dan pulangnya aku bonceng dia sampai rumah salah satu teman cowok kami. Karena motor “dia” ditinggal di rumah temen cowok kami itu.
Sehabis itu “dia” mnegantarkanku pulang ke rumah. Dari situ lah aku merasakan feel dengan dia lagi. Bagiamana nyamannya aku di samping dia, tapi moment itu hanya sesaat saja.
Dan dari situ juga aku memberanikan diri untuk membuka semua masa laluku dengan ibuku. Karena saat aku sampai di rumah dan masuk ke dalam rumah, ibuku bilang “cerita dong tapi ketemu siapa dan ngapain aja?”. Tapi pada saat itu aku nggak bilang apa-apa dan langsung masuk kamar karena perasaanku rasanya campur-campur.
Keesokan harinya perasaan itu belum juga kembali, masih merasa galau. Dan aku pun menjawab pertanyaan ibuku semalam bahwa aku ketemu “mantanku” dan aku  pun menceritakan semuanya. Aku kira aku bakalan kena marah atau pun ceramah-ceramah dari ibuku tapi responnya nggak seperti yang aku bayangkan. Ibuku justu menanyakan dia rumahnya mana, kuliah apa kerja, dan pekerjaan orang tuanya. Dan ibuku pun ingin lihat fotonya, aku pun mengasih lihat kan foto “dia” dari facebook.
Selama ini aku merasa bersalah atas kebohongan-kebohangan yang telah aku perbuat. Yang dulu jaman SMA nggak diperbolehkan pacaran, aku pacaran diam-diam. Main sama teman-teman sampai Magelang. Dari sini aku mulai jujur dengan ibuku dan menceritakan semuanya, dan senang curhat dengan ibuku. J

Bayanganmu

Sekian lama hati  ini terjajah olehmu
Dan sekian lama juga  ku berusaha memerdekakan hati
 Mencoba melupakanmu
Tapi bayangan dirimu semakin nyata
Menghampiri setiap hari-hariku

Ingin rasanya aku melupakanmu
Melupakan rupa indahmu
Menghapus namamu dalam hatiku
Dan dari angan dan pikiranku juga
Tapi,,,
Semakin aku mencoba melupakanmu
Bayangan dirimu semakin nyata dalam hidupku
Maupun dalam mimpiku
Namamu selalu terukir indah di hati dan pikiranku

Melewatkanmu - Adera

Melewatkanmu di lembaran hariku
Selalu terhenti di batas senyumanmu
Walau berakhir cinta kita berdua
Hati ini tak ingin dan selalu berdusta
Lupakanmu takkan mudah bagiku
Selalu ku coba namun aku tak mampu
Membuang semua kisah yang telah berlalu
Di sudut relung hatiku yang membisu ku merindukanmu
Harusnya ku telah melewatkanmu
Menghapuskanmu dari dalam benakku
Namun ternyata sulit bagiku
Merelakanmu pergi dari hatiku
Selalu ingin dekat tubuhmu
Namun aku tak bisa karena kau telah bahagia
Harusnya ku telah melewatkanmu
Menghapuskanmu dari dalam benakku
Namun ternyata sulit bagiku
Merelakanmu pergi dari hatiku (hatiku)
Selalu ingin dekat tubuhmu
Namun aku tak bisa, namun aku tak bisa
Karena kau telah bahagia

Rasa Bertahanku Untukmu

Ketika  aku harus bertahan bertahunan diantara ketidakjelasan
Bukan hanya kau yang salah
Tapi
Hatiku juga
Hatiku yang selalu mendambakan dan mengagungkanmu
Terkadang ragaku ini slalu ingin berusaha tuk pindah ke lain hati
Smua itu karna
Ragaku sadar jika hatimu bukan untukku
Tapi hatiku ini serasa tak pernah sadar jika hatimu bukan utukku lagi
Entah apa alasan ku bertahan
Hati dan raga ku pun tak pernah tau
Dan entah sampai kapan hatiku ini kan selalu mendambakan hatimu tuk jadi milikku
Entahlah
Hanya waktu yang akan menjawab semua ini
Dan hanya Allah lah yang tau
Tau apa yang terbaik untukku dan untukmu



Worst day ke-4

29 April 2013, tepat empat tahun yang lalu kamu memutuskan hubungan kita. Sebuah hubungan yang lebih dari teman itu, akhirnya harus berakhir pada tanggal 29 April 2009 malam sekitar pukul 20.00. Padahal dari awal aku udah berjanji dengan diriku sendiri bahwa aku ingin menjalani hubungan ini dengan serius, tapi apa daya kamu malah mengakhirinya dengan alasan yang belum jelas. Sampai sekarang alasan kenapa kamu memutuskan hubungan kita itu masih menjadi misteri bagiku. Karena waktu itu kamu tidak memberi alasan yang jelas, hanya ingin mengkahiri hubungan ini dan menjadi teman biasa saja. Dan bodohnya aku kenapa menyetujuinya begitu saja setelah aku mempertahankannya tapi dia tetap teguh dengan keinginannya untuk mengakhiri hubungan lebih dari teman ini. Selama empat tahun ini aku merasakan tekanan begitu berat. Harus jatuh bangun move on dan entah sampai saat ini apakah aku sudah bias move on atau belum, aku pun juga tidak mengetahuinya satu yang pasti aku masih sering stalker entah di FB maupun di twitter dan rasanya jika dia chattingan dengan cewek yang mungkin begitu dekat ataupun dari kata-kata mungkin mesra atau apa aku masih merasakan jealous. Entah mungkin karena sampai saat ini aku belum punya pasangan lagi sehingga perasaan ini masih tergantung dengannya atau memang aku masih mencintainya. Seperti lirik lagu,

Holiday in Jakarta



Sedikit gambaran tentang keluargaku :)




Sweet Memory of special Day 4 years ago

20 Maret 2013, tepat empat tahun yang lalu kamu menyatakan cinta kepada aku. Tepatnya hari jumat 20 maret 2009, di tengah pembicaran kita lewat pesan singkat tiba-tiba kamu menyatakan perasaanmu ke aku. Bagiku empat tahun yang lalu adalah sebuah tanggal yang special. Dan harusnya hari ini menajadi anniversary kita yang ke-4. Andaikan kita masih menjalin sebuah hubungan, hari ini pasti aku merasa bahagia. Tapi kenyataan itu berbanding terbalik dengan keinginan dan harapanku. Mungkin hanya aku yang masih mengingatkan kejadian 4 tahun yang lalu. Sedangkan kamu mungkin saja sudah melupakan dan tak mengingatnya lagi. Kenangan empat tahun yang lalu itu selalu menghatui pikiranku. Bagiku kamu bukan lah sosok yang sempurna. Aku sadar bahwa secara fisik kamu hanya biasa-biasa saja, nggak ganteng. Tapi dengan sosok kamu apa adanya itu membutakan hatiku ini. Aku juga tidak tau apa yang membuatku sangat-sangat jatuh hati dan mencintaimu sampai berlebihan seperti. Apa mungkin karena kamu memiliki nama yang sama dengan kakakku? Apa mungkin karena empat tahun yang lalu aku mengucapkan dan berjanji pada diriku sendiri bahwa aku nggak ingin main-main dengan kamu. Aku ingin kamu menjadi yang terakhir dan selamanya bersama denganku. Apakah apa yang aku ucapkan dalam hati itu di buat kenyataan ALLAH? Karena sampai sekarang aku masih memikirkan kamu dan mungkin juga masih menginginkanmu menjadi kekasihku bahkan teman hidupku hingga maut memisahkan kita.

Hari Jadiku Part 2

Hari ini, 3 Februari 2013 adalah hari jadiku yang ke-19 tahun. Rasa syukur aku panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan karunianya hingga sampai umurku yang saat ini aku masih bisa merasakan nikmatnya hidup ini. Selama 19 tahun ini banyak pengalaman manis, pahit, asam kehidupan yang aku jalani bersama orang-orang di sekeliling aku. Dari kedua orang tua, kakak, kakak ipar, saudara, dan keluarga besarku. Tak terlupa juga sahabat dan teman-temanku, termasuk juga seseorang yang pernah mengisi hari-hariku dan hatiku. Terima kasih kepada orang tua dan kakak-kakakku yang sudah memberi hadiah entah doa dan sesuatu yang aku inginkan. Kalian semua adalah keluarga yang sangat-sangat berarti bagiku selama ini. Buat kedua orang tuaku melalui sebuah kata-kata ini aku mengucapkan sangat-sangat terima kasih karena selama 19 tahun ini aku mendapatkan banyak hal dari kalian. Entah itu berupa kasih saying ataupun materi yang sudah kalian keluarkan hingga saat ini dan mungkin masih akan engkau keluarkan untuk beberapa tahun ke depan lagi hingga aku mampu untuk hidup sendiri dan mandiri. Terima kasih buat teman dan sahabatku yang sudah mengisi hari-hariku selama ini. YOU ARE MY EVERYTHING FOR ME 

Hari Jadiku ke 19 Part 1


3 Februari 2013. Hari ini aku merayakan ulang tahunku yang terakhir di kepala 1 yaitu 19 tahun. Bagiku hari ini hari special dimana banyak ucapan selamat ultah yang kelurga dan teman-temanku berikan kepadaku terkecuali kamu. Kamu yang selalu ada di hati dan pikiranku.
Ku lalui hari jadiku ini dengan sesuatu yang tidak seperti harapan dan khayalku. Aku pikir kamu akan menelponku pada malam hari seperti ulang tahunku sebelumnya, tetapi hal itu cuman harapan dan keinginanku yang tak pernah menjadi nyata. Aku menunggu sampai malam hari hingga pergantian hari tetapi hal itu tak kunjung ada. Hingga berganti hari pun aku masih berharap kamu akan menelponku. Tetapi hingga berganti hari demi hari hal itu tidak junjung ada. Dan aku mencoba untuk melupakan keinginanku itu. Walaupun hati ini terasa sakit dan  jatuh di lubang yang sama. Hati ini serasa hancur berkeping-keping seperti dahulu saat engkau memutuskan hubungan kita dan mejalin hubungan sebagai teman biasa saja.

Kenangan Jalan Bersamanya

JALAN DIATAS KEBOHONGAN DENGAN KELUARGA

Sebenarnya kejadian ini udah lama tetapi baru sekarang aku bisa menuangkan semua  kenangan dan kejadian ini dalam bentuk sebuah tulisan dan memostingnya ke dalam blog pribadiku. Sebuah kenangan bersama seseorang. Dan juga kenangan dengan film Perahu Kertas. :)


Rabu, 29 Agustus 2012. Ku awali pagiku seperti biasa tetapi hari ini ada sesuatu berbeda dengan hari-hari seperti biasanya. Ada satu rencana yang waktu bulan puasa kemarin selalu gagal untuk di jalani, yaitu nonton. Walaupun rencana lama tapi ini terjadi secara mendadak begitu saja. Malam sebelumnya tiba-tiba bunyilah Hpku ada sms masuk, lalu aku buka pesan itu ternyata dari Rendra. Rendra adalah mantan pacar saya sewaktu duduk di bangku SMA dulu. Dan dari sini mulai perbincangan kami lewat pesan singkat.