3 Februari 2013. Hari ini aku merayakan ulang tahunku yang
terakhir di kepala 1 yaitu 19 tahun. Bagiku hari ini hari special dimana banyak
ucapan selamat ultah yang kelurga dan teman-temanku berikan kepadaku terkecuali
kamu. Kamu yang selalu ada di hati dan pikiranku.
Ku lalui hari jadiku ini dengan sesuatu yang tidak seperti
harapan dan khayalku. Aku pikir kamu akan menelponku pada malam hari seperti
ulang tahunku sebelumnya, tetapi hal itu cuman harapan dan keinginanku yang tak
pernah menjadi nyata. Aku menunggu sampai malam hari hingga pergantian hari
tetapi hal itu tak kunjung ada. Hingga berganti hari pun aku masih berharap
kamu akan menelponku. Tetapi hingga berganti hari demi hari hal itu tidak
junjung ada. Dan aku mencoba untuk melupakan keinginanku itu. Walaupun hati ini
terasa sakit dan jatuh di lubang yang
sama. Hati ini serasa hancur berkeping-keping seperti dahulu saat engkau
memutuskan hubungan kita dan mejalin hubungan sebagai teman biasa saja.
Entah apa sebabnya aku tidak tahu kenapa kamu tidak mengucapkan
selamat ulang tahun kepadaku. Padahal setiap kamu ulang tahun aku selalu
membuat sebuah hal yang berkesan. Walau sebuah kue tart ataupun hanya dengan
sebuah ucapan saja.
Bagiku tak terlintas sedikit pun hari jadiku seperti ini,
mungkin saja aku terlalu berekspektasi besar kepadamu hingga pada akhirnya
sesuatu yang aku harapan itu tidak menjadi kenyataan sehingga membuatku
merasakan hancur lagi.
Harusnya kamu tau kalau hari itu adalah hari jadiku. Pada
saat itu aku online di socmed membalas ucapan dari teman-teman, dan aku lihat
kamu juga lagi onlne. Seharusnya kamu
tau bahwa hari itu adalah hari jadiku.
Apakah kamu tidak mau peduli dengan aku lagi?? Ataukah kamu
sudah bisa melupakan aku??
Tapi kenapa hanya sekedar ucapan selamat pun kamu tak mau
mengucapkannya? Disisi lain kita sebagai seorang mantan kita adalah teman
selama 3 tahun dan selama 3 tahun itu pula kita satu kelas. Segitukah kamu sekarang kepadaku sekarang, Ndra??






0 komentar:
Posting Komentar