RSS

Halaman

Kenangan Jalan Bersamanya

JALAN DIATAS KEBOHONGAN DENGAN KELUARGA

Sebenarnya kejadian ini udah lama tetapi baru sekarang aku bisa menuangkan semua  kenangan dan kejadian ini dalam bentuk sebuah tulisan dan memostingnya ke dalam blog pribadiku. Sebuah kenangan bersama seseorang. Dan juga kenangan dengan film Perahu Kertas. :)


Rabu, 29 Agustus 2012. Ku awali pagiku seperti biasa tetapi hari ini ada sesuatu berbeda dengan hari-hari seperti biasanya. Ada satu rencana yang waktu bulan puasa kemarin selalu gagal untuk di jalani, yaitu nonton. Walaupun rencana lama tapi ini terjadi secara mendadak begitu saja. Malam sebelumnya tiba-tiba bunyilah Hpku ada sms masuk, lalu aku buka pesan itu ternyata dari Rendra. Rendra adalah mantan pacar saya sewaktu duduk di bangku SMA dulu. Dan dari sini mulai perbincangan kami lewat pesan singkat.

R:  "Besok ada acara ga kak?"
A: "Kayaknya sih enggak. Kenapa?"
R: "Besok aja gimana kak mainnya? Insyaallah aku bisa."
A: "Ya terserah. Emang kamu gak capek apa kan kemarin abis tes samapta?"

Perbincangan malam ini sampai disini karena ternyata pesanku yang terakhir tidak terkirim, paginya aku lihat handphone tapi tidak ada sms dari dia. Dan aku pun merasa hopeless sekali rencana tadi malam bakalan jadi. Lalu aku pun membuka pesan kemarin, dan baru sadar bahwa ternyata sms ku kemarin tidak terkirim.
Aku pun lalu mengirim ulang ke dia. Lalu dia pun membalasnya.

R: "Hhehe. La bisa nanti kak. Nanti keburu balik ke Semarang kamunya."
A: "Ya udah,terserah kamu aja kalo gitu."
R: "OK, kak. Ntar jam 10an aja ya?"

Agak lama aku membalasnya. Karena pada waktu itu aku di panggil babe, dikasih pesan buat disampaikan ke kakakku yang masih tidur. Katanya "kalau kakakku mau tukaran mobil sama babe, kakakku suruh pakai motorku ke kantornya." Seketika itu aku bingung bagaimana aku perginya nanti kalau motorku di pakai kakak. Aku pun berpikir semoga aja Rendra mau menjemputku, lalu aku pun membalas sms dia dan bertanya apakah dia mau menjemputku ke rumah.

A: "Kamu mau jemput nggak? Kayaknya aku gak ada motor nih. barua aja babeku bilang kalau kakakku mau tukeran sama mobil suruh pakai motorku. Gimana dong?"
R: " Iya gpp, ntar tak jemput. Pakai mobilmu juga gpp. hhehe"
A: "Mobilku kan dipakai kerja babe. Ntar nonton apa?"
R: " Oh iya. Ya liat ntar lah, gak update nih"
A: "Ya udah, sana mandi! Aku juga mau mandi. Sampai nanti ya, :) "

Kami berdua pun bersiap-siap di rumah masing-masing. Jam berputar dengan cepat hingga tiba pukul 10 pun berbunyi, lalu sebuah sms pun masuk. Dan isinya "Aku otw kak."

Perasaanku pun mulai nggak karuan, bagaimana nanti kalau ketemu dia. Dan disisi lain aku mikir bagaimana kalau tiba-tiba kakak ipar dan keponakanku pulang? Akhirnya yang aku khawatirkan pun terjadi. Keponakanku dan kakak iparku pulang. Bakalan jadi bencana nanti, secara keponakanku mulutnya ember. Pasti nanti bakalan ngadu kalau aku pergi sama cowok. Aku pun meminta kakak ipar untuk tidak bilang ke mama dan mau berbohong kalau keponakanku nanti bilang sama mama. Kakak iparku pun mau menolongku. Alhamdulillah.

Tiba-tiba dia sms kalau udah di depan, dan aku pun segera keluar. Ternyata keponakanku membuntuti dari belakang, lalu aku berteriak memanggil kakak iparku untuk memghalangi keponakanku biar tidak melihatnya. Tapi keponakanku pun terlanjur melihat Rendra. Aku pun keluar dengan jalan cepat dan meminta ke Rendra untuk segera kita pergi.


Di tengah jalan pun kita ngobrol dan tanya-tanya satu sama lain. Dan sampailah di Solo. Rencana kita mau nonton di XXI Solo Square tetapi ternyata bukanya pukul 12.00 sedangkan kita sampai disana pukul 10.45. Setelah berunding akhirnya kita pun sepakat untuk pindah nonton ke Solo Grand Mall. Sesampainya di Grand Mall kita naik ke lantai 4 karena 21 berada disana. Kemudian kita milih film, dan dia pun menawarkan bagaimana kalau nonton Perahu Kertas. Aku pun langsung menyetujuinya. Kita pun bergegas ke loket untuk membeli tiket. Aku pun mengeluarkan dompet dan ternyata dia pun mengeluarkan dompet juga.
"Udah aku aja yang bayar", ucap dia ke aku
"Perahu kertas dua ya mbak, B 9 dan 10" ucapnya lagi ke pegawai 21

Saat jalan mau mencari tempat untuk menunggu filmnya yang main pukul 11.45 lalu tiba-tiba ada yang memangil Rendra.
"Hai ndra" ucap seorang gadis berjilbab yang sedang duduk.

Dan ternyata itu mbak Ayu, dia adalah kakak kelas kami yang sekaligus tetangga dia dan keponakan dia. Kita berdua pun akhirnya nimbrung duduk bersama mbak ayu dan teman ceweknya.
"Ndra, itu cewekmu" ucap mbak Ayu.
Aku bergegas menjawab "nggak kok mbak, cuman temen aja".
Rendra kemudian berbisik "kenapa nggak di akui pacar aja?"

Aku pun cuman tersenyum sembari berkata dalam hati "Aku pun juga menginginkan itu Ndra, tapi aku cewek dan aku punya harga diri. Kalau aku iya'kan apa jadinya aku di mata kamu?"

Jam pun berputar dan menunjukkan pukul 11.30. Dan pintu theater 1 pun di buka. Kita berdua masuk ke dalam. Aku duduk di B9 sedangkan Rendra duduk di B10. Ternyata mbak Ayu pun duduk satu barisan dengan kami, mbak Ayu duduk di B11. Sewaktu menunggu film diputar, aku pun  iseng-iseng bikin status di twitter "Perahu Kertas". Nggak lama kemudian ada mention masuk dan ternyata dari mbak Mega. Dia adalah tetanggaku.
Dia pun tanya "kamu sedang nonton dek? Dimana? Aku juga nonton loh".
Lalu aku balas "Iya mbak, di GM nih. Mbak dimana?"
"Di GM juga, kamu duduk dimana?" tanya  mbak Mega lagi
Aku pun tidak membalasnya karena film sudah dimulai. Tetapi aku juga sambil mencari-cari mbak Mega. Aku dan Rendra pun menikmati film itu, hingga film selesai. Setelah selesai aku baru melihat mbak Mega. Dan ternyata dia juga nonton sama cowok. :D

Kami pun keluar, dan jam pun menunjukkan hampir pukul 14.00. Rendra kemudian mengajak aku untuk sholat di musholla pakiran atas gedung 21. Dalam hati pun aku berkata "Subhanallah sekali dia".
Sehabis sholat pun aku mengajak dia makan. Kan tadi dia udah bayarin nonton, sekarang gantian aku yang bayarin makan. Kami pun tidak makan di GM tapi di Solo Square. Niatnya mau ngajak makan dia seafood di D'Cost tapi sampai sana ternyata tutup. Akhirnya aku pun mengajak dia makan di Solaria, sebenarnya dia nggak mau di Solaria tapi ngajak di AW aja. Tapi aku nggak mau.
Aku bilang "Biasanya aku ditraktir kakakku di Solaria, sekarang giliran aku yang nraktir. Dan aku pengen nraktir kamu di Solaria."

Dan dia pun akhirnya mau menuruti keinginanku. Kami berdua pun masuk ke Solaria. Duduk dan kemudian memilih menu, dengan menu yang segitu banyak dan dengan harga yang mungkin bagi kami yang belum bisa mencari uang itu termasuk mahal. Dia pun bingung mau milih apa dan dia pun menyuruh aku untuk memesankannya terserah aku. Aku pun memberi dia saran nasi goreng seafood. Dia pun menuruti aja saranku, sedangkan aku pesan nasi goreng udang. Dan aku pun membayarnya. Setelah tau berapa totalnya dia pun tersenyum.

Pesanan kami pun datang dan kami segera menikmatinya. setelah hampir satu jam di Solaria kita pun keluar.
Kemudian dia pun tanya "Mau kemana lagi?"
Aku pun menjawab "Pulang aja yuk, nanti ketahuan kakakku lagi. Bisa mati kutu aku."
Dia pun mnjawab "Iya. Aku tadi juga pamitnya mau servise motor".
"Masak iya servise motor selama ini?" Jawabku
Dia pun kembali menjawab "Servise motor terus pinjam buku ke teman."

Aku langsung senyum dan dia pun juga. Kami pun berjalan ke parkiran motor dan perjalanan pulang.

Sampailah di depan rumahku, kemudian kami berjabat tangan sambil saling berkata terima kasih untuk satu hari ini. Dia pun pamit pulang, dan aku pun masuk rumah. Alhamdulillah mama ternyata nggak ada di rumah dan kakakku pun belum pulang.

Malam harinya setelah semua di rumah keponakanku bilang ke mama dan babe kalau aku tadi pergi dengan cowok. Aku pun menjawabnya "Nggak kok ma, tadi pergi bareng-bareng ada Diana (teman sebangkuku dulu) juga. Tapi dia beli bensin, jadi dia duluan."
Mama dan babe pun cuman tersenyum melihat tingkah dan ucapan keponakanku.

Bagiku ini adalah kenangan terindah bersamanya. Dengan keadaanku yang udah beberapa tahun sudah putus dengan dia tetapi sampai sekarang pun aku belum bisa MOVE ON dari dia. He is my FIRST LOVE.


0 komentar:

Posting Komentar