Jum’at, 20 Juni 2014. Hari yang semester 6 ini selalu
aku tunggu-tunggu. Hari dimana aku harus mempresentasikan hasil laporan Praktik
Kerja Lapangan (PKL) yang aku jalani bulan Januari sampai Februari kemarin. Meskipun
persiapan kurang matang dan ada sebuah trouble yang nggak aku pikirkan sama
sekali.
Pagi-pagi sekitar jam 7.45 aku
keluar kost ditemani salah satu sahabatku namanya Enlia. Ya, dia adalah temenku
sewaktu SMA, meskipun kita dulu sekelas cuman waktu kelas X aja tapi kita
sangat dekat. Dia, adalah teman yang selalu aku mintai bantuan selama kuliah di
Semarang. Meskipun kita beda fakultas tapi hampir seminggu sekali kita pasti
ketemu. Karena aku yang minta sih J
Oh ya, lanjut cerita yang tadi
aja. Pertama kita pergi ke kost temenku dulu, aku mau pinjam buku referensi
yang aku gunakan karena akau males pinjam di perpustakaan lebih tepatnya males
mencari di bagian mana sih. Habis pinjam buku, kita pergi ambil sncak buat
peserta seminar. Niatnya sebelum pinjam buku dan ambil snack itu fotokopi
handout ppt buat pegangan pesertanya sih tapi malah lupa, ingatnya udah mau sampai
di tempat aku pesan snack itupun yang mengingatkan Enlia kalau enggak mungkin
aku lupa.
Dan Enlia pun bilang “ya udah,
ntar sekalian berangkat ke kampus aja. Ntar berangkat agak awal fotokopi dulu” .
Aku iya’in aja sih, karena aku
lihat di papan kalau ruangnya itu jam 9 dipakai sama angkatan 2010 seminar TA. Aku
mikirnya pasti bakalan ngaret mulai seminarku sama Candra.
Dan jam 9 pun tiba, aku pun
siap-siap untuk berangkat karena mau fotokopi handout ppt dulu. Nah, waktu aku
baru siap-siap ternyata mati lampu. Aku pun merasa biasa aja sih karena aku mau
pergi ke kampus juga. Lalu, aku pun berangkat ke kampus diantar sama sahabatku,
sebelum ke kampus kan udah niat mau fotokopi.
Dengan percaya dirinya aku turun
dari motor dan bilang ke mbak-mbak penjaga fotokopi. “ mbak ini difotokopi
rangkap 20 ya!”.
Mbaknya pun jawab “ditinggal ya
mbak?”
Aku pun jawab “enggak mbak, aku
tungguin soalnya buru-buru mau dipakai.”
“mati lampu mbak” jawabnya.
Setelah itu aku pun baru sadar
kalau mati lampu, dan aku langsung panik gimana caranya fotokopi. Akhirnya muter-muter
cari fotokopian sampai ngesrep dan semua mati lampu. Aku pun punya pikiran coba
fotokopi di Srondol dekat LPMP, karena dulu aku pernah liat sewaktu menemani
mama diklat. Akhirnya sampai Srondol juga, dan disana juga mati lampu. Dan disitu
aku denger kalau mati lampu se-Semarang.
Aku pun tambah binggung dan nggak
tau harus gimana lagi. Udah nggak ada handout, ppt pun juga gak bisa
ditampilkan. Terus gimana dengan nasib presentasi seminarku nanti? Aku pun
lemas. Dan aku nekat aja ke kampus karena udah jam 09.45. Untungnya ruangannya
dipakai seminar TA dulu kalau enggak mungkin aku telat. Meskipun Candra dulu
yang presentasi, tapi pasti ruangan udah penuh.
Sampai kampus, aku ditanya salah
satu temanku. “kamu kenapa? Kok kayak tenggang gitu? Udah lah santai aja”
Aku pun cerita kalau handout ppt
belum aku fotokopi, karena mati lampu. Terus ada seseorang yang bilang kalau
ada fotokopian yang mungkin bisa. Dan untungnya temenku itu baik dan care sama
aku. Danang dan Galuh akhirnya keluar dan fotokopi’in handouts aku. Tak selang
lama setelah mereka pergi, akhirnya listriknya pun menyala. Disitu aku
bener-benar bersyukur, ternayata ALLAH begitu sayang kepadaku.
Akhirnya aku bisa presentasi
seperti yang lain dan ada handout buat peserta. Jam menunjukkan pukul 10.45 dan
Candra pun selesai mempresentasikan hasil laporan PKL-nya. Sekarang giliran aku
yang harus mempresentasikan, dengan tekat Bismillah aku pasrah dan menyerahkan
semuanya kepada ALLAH. Entah apa nanti jadinya, dan gimanapun aku pasti bisa
melewati semuanya.
Alhamdulillah semuanya berjalan
dengan lancar dan tidak ada pertanyaan yang sulit yang peserta dan dosen
pembimbingku tanya. Jam 11.20 pun aku selesai dan mendapat applause dari
temen-temen yang hadir. Dalam hati aku mengucapkan banyak terima kasih kepada
ALLAH karena sudah melancarkan hariku ini. Temen-temen pun satu per satu
mengucapkan selamat kepadaku. Disitu lah aku menahan air mata kebahagian. Meskipun
sempat ada trouble dan bikin down tapi semuanya berjalan begitu lancar. Terima kasih
bu Parti buat hari ini dan terima kasih teman buat hari ini.
Terima kasih Ya Allah atas skenariomu
yang begitu indah untukku hari ini. Hari yang begitu sangat indah buatku J






0 komentar:
Posting Komentar