Terima kasih teman buat kehadiran, bantuan, dan dukungan kalian buat hariku ini. LOVE YOU ALL, :*
Hari terindah di bulan Juni 2014, Seminar laporan PKL!
Jum’at, 20 Juni 2014. Hari yang semester 6 ini selalu
aku tunggu-tunggu. Hari dimana aku harus mempresentasikan hasil laporan Praktik
Kerja Lapangan (PKL) yang aku jalani bulan Januari sampai Februari kemarin. Meskipun
persiapan kurang matang dan ada sebuah trouble yang nggak aku pikirkan sama
sekali.
Pagi-pagi sekitar jam 7.45 aku
keluar kost ditemani salah satu sahabatku namanya Enlia. Ya, dia adalah temenku
sewaktu SMA, meskipun kita dulu sekelas cuman waktu kelas X aja tapi kita
sangat dekat. Dia, adalah teman yang selalu aku mintai bantuan selama kuliah di
Semarang. Meskipun kita beda fakultas tapi hampir seminggu sekali kita pasti
ketemu. Karena aku yang minta sih J
Oh ya, lanjut cerita yang tadi
aja. Pertama kita pergi ke kost temenku dulu, aku mau pinjam buku referensi
yang aku gunakan karena akau males pinjam di perpustakaan lebih tepatnya males
mencari di bagian mana sih. Habis pinjam buku, kita pergi ambil sncak buat
peserta seminar. Niatnya sebelum pinjam buku dan ambil snack itu fotokopi
handout ppt buat pegangan pesertanya sih tapi malah lupa, ingatnya udah mau sampai
di tempat aku pesan snack itupun yang mengingatkan Enlia kalau enggak mungkin
aku lupa.
Dan Enlia pun bilang “ya udah,
ntar sekalian berangkat ke kampus aja. Ntar berangkat agak awal fotokopi dulu” .
Hidup
Ya inilah hidup, tidak semua yang kita inginkan akan terwujud. Pada kenyataannya apa yang tidak kita inginkan itu akan menjadi apa yang harus kita jalani dan itu sudah menjadi takdir kita yang tidak bisa kita hindari.
Hidup tidaklah berjalan dengan mulus dan penuh dengan kebahagia, adakalanya hidup ini akan meneteskan air mata kesedihan. Hidup yang sesungguhnya adalah sebuah misteri yang tidak kita ketahui apa yang akan terjadi pada kita sedetik kemudia. Sebagai manusia makhluk ciptaan-Nya kita harus berbaik sangka kepada yang punya alam semesta ini. Apa yang telah ditakdirkan, itulah yang terbaik buat kehidupan kita meskipun hal itu adalah kenyataan yang pahit dan tidak kita inginkan dalam kehidupan kita ini.
Proses jatuh bangun dalam kehidupan ini adalah sudah pasti dialami oleh setiap manusia, sekalipun dia adalah orang kaya, terpandang atau apapun. Inilah sebuah fase kehidupan yang kita alami di dunia ini. Semua itu tergantung seseorang menyikapinya, apakah dia akan mengambil hal positif atau negative dari semua yang terjadi ini.
Banyak hal positif ketika kita sedang jatuh atau sedang diberi coba oleh Allah melalui suatu masalah hidup yang harus kita jalani. Dari situlah Allah akan melihat bagaimana ketika kita sedang manjalani sebuah cobaan dalam hidup kita. Apakah kita selalu ingat dengan Allah atau kita melupakan karena kita merasa bahwa Allah tidak sayang kepada kita.
Melalui sebuah cobaan itulah kita akan mendapat banyak pelajaran tentang hidup. Kita akan diajarkan kesabaran, ketegaran, keikhlasan,tawakal dan hal-hal yang lain yang akan membuat kita menjadi setahap lebih dewasa lagi. Allah juga tidak akan menguji melebihi batas kemampuan kita. InsyaAllah jika kita bisa melewati sebuah cobaaan itu kelak kita akan mendapat kebahagian lain yang Allah berikan kepada kita.
Semua yang terjadi dalam hidup kita pada dasarnya itu sudah diatur oleh ALLAH sebelum kita ada di dunia ini. Dan sebagai makhluk ciptaan-Nya kita harus bisa menerima setiap skenario yang telah dibuat-Nya dengan senyum dan hati yang lapang. Karena hanya Allah lah yang tau apa yang terbaik bagi setiap umat-nya. :)
Hidup tidaklah berjalan dengan mulus dan penuh dengan kebahagia, adakalanya hidup ini akan meneteskan air mata kesedihan. Hidup yang sesungguhnya adalah sebuah misteri yang tidak kita ketahui apa yang akan terjadi pada kita sedetik kemudia. Sebagai manusia makhluk ciptaan-Nya kita harus berbaik sangka kepada yang punya alam semesta ini. Apa yang telah ditakdirkan, itulah yang terbaik buat kehidupan kita meskipun hal itu adalah kenyataan yang pahit dan tidak kita inginkan dalam kehidupan kita ini.
Proses jatuh bangun dalam kehidupan ini adalah sudah pasti dialami oleh setiap manusia, sekalipun dia adalah orang kaya, terpandang atau apapun. Inilah sebuah fase kehidupan yang kita alami di dunia ini. Semua itu tergantung seseorang menyikapinya, apakah dia akan mengambil hal positif atau negative dari semua yang terjadi ini.
Banyak hal positif ketika kita sedang jatuh atau sedang diberi coba oleh Allah melalui suatu masalah hidup yang harus kita jalani. Dari situlah Allah akan melihat bagaimana ketika kita sedang manjalani sebuah cobaan dalam hidup kita. Apakah kita selalu ingat dengan Allah atau kita melupakan karena kita merasa bahwa Allah tidak sayang kepada kita.
Melalui sebuah cobaan itulah kita akan mendapat banyak pelajaran tentang hidup. Kita akan diajarkan kesabaran, ketegaran, keikhlasan,tawakal dan hal-hal yang lain yang akan membuat kita menjadi setahap lebih dewasa lagi. Allah juga tidak akan menguji melebihi batas kemampuan kita. InsyaAllah jika kita bisa melewati sebuah cobaaan itu kelak kita akan mendapat kebahagian lain yang Allah berikan kepada kita.
Semua yang terjadi dalam hidup kita pada dasarnya itu sudah diatur oleh ALLAH sebelum kita ada di dunia ini. Dan sebagai makhluk ciptaan-Nya kita harus bisa menerima setiap skenario yang telah dibuat-Nya dengan senyum dan hati yang lapang. Karena hanya Allah lah yang tau apa yang terbaik bagi setiap umat-nya. :)
Kejujuran yang terlambat
Diposting oleh
ayudyatri
on Rabu, 16 Oktober 2013
/
Comments: (0)
Sabtu, 27 agustus 2013 stovia
mengadakan bukber di ayam-ayam resto Teras. Beberapa hari sebelumnya “dia”
menghubungi agar aku ikut. Sebenernya juga pengen ikut sih, tapi nggak berani
pulangnya karena malam. “Dia” terus membujukku agar aku ikut agar ramai kapan
lagi stovia ngumpul? Pada akhirnya aku pun luluh juga dan aku pun ikut dengan
syarat “dia” mengantarkanku pulang ke rumah apa pun itu.
Tiba juga di hari sabtu itu, aku
pun berangkat diantar kakak ipar sampai ketemu temenku cewek. Berangkatnya aku
diboncengin sama temenku itu dan pulangnya aku bonceng dia sampai rumah salah satu
teman cowok kami. Karena motor “dia” ditinggal di rumah temen cowok kami itu.
Sehabis itu “dia” mnegantarkanku
pulang ke rumah. Dari situ lah aku merasakan feel dengan dia lagi. Bagiamana nyamannya
aku di samping dia, tapi moment itu hanya sesaat saja.
Dan dari situ juga aku
memberanikan diri untuk membuka semua masa laluku dengan ibuku. Karena saat aku
sampai di rumah dan masuk ke dalam rumah, ibuku bilang “cerita dong tapi ketemu
siapa dan ngapain aja?”. Tapi pada saat itu aku nggak bilang apa-apa dan langsung
masuk kamar karena perasaanku rasanya campur-campur.
Keesokan harinya perasaan itu
belum juga kembali, masih merasa galau. Dan aku pun menjawab pertanyaan ibuku
semalam bahwa aku ketemu “mantanku” dan aku pun menceritakan semuanya. Aku kira aku
bakalan kena marah atau pun ceramah-ceramah dari ibuku tapi responnya nggak
seperti yang aku bayangkan. Ibuku justu menanyakan dia rumahnya mana, kuliah
apa kerja, dan pekerjaan orang tuanya. Dan ibuku pun ingin lihat fotonya, aku
pun mengasih lihat kan foto “dia” dari facebook.
Selama ini aku merasa bersalah
atas kebohongan-kebohangan yang telah aku perbuat. Yang dulu jaman SMA nggak
diperbolehkan pacaran, aku pacaran diam-diam. Main sama teman-teman sampai
Magelang. Dari sini aku mulai jujur dengan ibuku dan menceritakan semuanya, dan
senang curhat dengan ibuku. JSabtu, 27 agustus 2013 stovia
mengadakan bukber di ayam-ayam resto Teras. Beberapa hari sebelumnya “dia”
menghubungi agar aku ikut. Sebenernya juga pengen ikut sih, tapi nggak berani
pulangnya karena malam. “Dia” terus membujukku agar aku ikut agar ramai kapan
lagi stovia ngumpul? Pada akhirnya aku pun luluh juga dan aku pun ikut dengan
syarat “dia” mengantarkanku pulang ke rumah apa pun itu.
Tiba juga di hari sabtu itu, aku
pun berangkat diantar kakak ipar sampai ketemu temenku cewek. Berangkatnya aku
diboncengin sama temenku itu dan pulangnya aku bonceng dia sampai rumah salah satu
teman cowok kami. Karena motor “dia” ditinggal di rumah temen cowok kami itu.
Sehabis itu “dia” mnegantarkanku
pulang ke rumah. Dari situ lah aku merasakan feel dengan dia lagi. Bagiamana nyamannya
aku di samping dia, tapi moment itu hanya sesaat saja.
Dan dari situ juga aku
memberanikan diri untuk membuka semua masa laluku dengan ibuku. Karena saat aku
sampai di rumah dan masuk ke dalam rumah, ibuku bilang “cerita dong tapi ketemu
siapa dan ngapain aja?”. Tapi pada saat itu aku nggak bilang apa-apa dan langsung
masuk kamar karena perasaanku rasanya campur-campur.
Keesokan harinya perasaan itu
belum juga kembali, masih merasa galau. Dan aku pun menjawab pertanyaan ibuku
semalam bahwa aku ketemu “mantanku” dan aku pun menceritakan semuanya. Aku kira aku
bakalan kena marah atau pun ceramah-ceramah dari ibuku tapi responnya nggak
seperti yang aku bayangkan. Ibuku justu menanyakan dia rumahnya mana, kuliah
apa kerja, dan pekerjaan orang tuanya. Dan ibuku pun ingin lihat fotonya, aku
pun mengasih lihat kan foto “dia” dari facebook.
Selama ini aku merasa bersalah
atas kebohongan-kebohangan yang telah aku perbuat. Yang dulu jaman SMA nggak
diperbolehkan pacaran, aku pacaran diam-diam. Main sama teman-teman sampai
Magelang. Dari sini aku mulai jujur dengan ibuku dan menceritakan semuanya, dan
senang curhat dengan ibuku. J
Bayanganmu
Sekian lama hati ini terjajah olehmu
Dan sekian lama juga ku berusaha memerdekakan hati
Mencoba melupakanmu
Tapi bayangan dirimu semakin nyata
Menghampiri setiap hari-hariku
Tapi bayangan dirimu semakin nyata
Menghampiri setiap hari-hariku
Ingin rasanya aku melupakanmu
Melupakan rupa indahmu
Menghapus namamu dalam hatiku
Dan dari angan dan
pikiranku juga
Tapi,,,
Semakin aku mencoba melupakanmu
Bayangan dirimu semakin nyata dalam hidupku
Tapi,,,
Semakin aku mencoba melupakanmu
Bayangan dirimu semakin nyata dalam hidupku
Maupun dalam mimpiku
Namamu selalu terukir indah di hati dan pikiranku
Namamu selalu terukir indah di hati dan pikiranku






